Gelar Akhirussanah, Kemenag Ponorogo Apresiasi KTI sebagai Syarat Lulus Siswa MAMNU

PONOROGO – Suasana khidmat dan haru menyelimuti kompleks Yayasan Al Ittihad Ponorogo pada Sabtu, 23 Mei 2026. Lembaga formal di bawah naungan Pondok Pesantren Ittihadul Ummah tersebut sukses menggelar prosesi Haflah Akhirussanah dan Muwada’ah untuk siswa kelas 12 MA Ma’arif Nahdlatul Ummah. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan pelepasan siswa kelas 9 MTs Ma’arif 1 Ponorogo.

Acara yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh total 85 peserta didik dengan dihadiri oleh masing-masing wali murid. Kehadiran orang tua menambah kesakralan momentum pelepasan para santri tersebut.

Kemeriahan acara sudah terasa sejak awal dengan ditampilkannya potensi dan kemampuan para santri dari berbagai unit pendidikan lain di bawah naungan Yayasan Al Ittihad Ponorogo. Para hadirin disuguhkan penampilan lalaran Nadhom Imriti oleh siswa kelas 6 Madrasah Diniyah, serta lalaran Juz 30 oleh para santri Majelis Murottilil Qur’an (MMQ), serta olah vokal musik POP oleh para lulusan.

Memasuki acara inti, dilakukan pengukuhan alumni yang dipimpin langsung secara khidmat oleh Ketua Yayasan Al Ittihad Ponorogo, Dr. KH. Nasta’in, M.Pd.

Acara ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo, Bapak Mohammad Tohari, S.Ag., M.H. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi luar biasa terhadap kebijakan akademik yang diterapkan oleh pihak madrasah.

Bapak Mohammad Tohari menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi adanya pembuatan artikel ilmiah sebagai syarat kelulusan bagi siswa kelas 9 dan kelas 12. Menurutnya, tradisi menulis ini sangat baik karena bobot pembuatan artikel tersebut sudah mirip dengan penyusunan skripsi pada jenjang pendidikan Strata-1 (S1).

Rasa bangga sekaligus haru juga disampaikan oleh KH. M. Syifaul Fuad, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengaku sangat terharu melihat kegigihan dan perjuangan para murid hingga akhirnya berhasil dinyatakan lulus. Beliau berpesan kepada seluruh alumni untuk tidak goyah dalam menjaga nilai-nilai agama dan senantiasa menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai satu-satunya suri tauladan dalam kehidupan di masyarakat.

Sebagai pamungkas rangkaian acara, pihak madrasah mengumumkan nama-nama siswa berprestasi yang berhasil menyusun karya tulis ilmiah terbaik.

Penghargaan artikel terbaik pertama diraih oleh Anisalatul Hidayah dengan judul penelitian “Optimalisasi Limbah Bonggol Pisang Sebagai Inovasi Serbuk Pati Untuk Bahan Tambahan Pangan Pengental Alami Berbasis Rumah Tangga”.

Sementara itu, penghargaan terbaik kedua diraih oleh Aprilia Putri Mutiara dengan judul “Analisis Pengaruh Konten Beauty Influencer Media Sosial Terhadap Perilaku Konsumtif pada Siswi MA Ma’arif Nahdlatul Ummah”.

Rangkaian acara Haflah Akhirussanah ini kemudian ditutup dengan doa bersama, dipimpin oleh KH. Ahmad Kirom, M.Li, menandai resminya para siswa kembali ke pangkuan orang tua dan bersiap melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.